FTB - Forum Diskusi Bulutangkis Indonesia Yang Informatif, Nyaman & Independent
Register FAQ Members List Calendar Mark Forums Read

Notices

Go Back   FTB - Forum Diskusi Bulutangkis Indonesia Yang Informatif, Nyaman & Independent > Turnamen Tepok Bulu > Turnamen Tepok Bulu Di Luar Negeri

Reply
 
Thread Tools Display Modes
  #21  
Old 17 Jul 2013, 11:03
Sulistyomo's Avatar
Sulistyomo Sulistyomo is offline
FTB Kataloger + Moderator
 
Join Date: Sep 2011
Location: Jakarta Barat
Posts: 3,975
Default

hari ini baca Kompas di bagian olahraga ada berita BWF World Championship 1 halaman penuh

Isinya profil para pemain berikut analisa kekuatan dan kelemahan masing-masing
Tommy Sugiarto
Lindaweni Fanetri
Hendra/Ahsan
Tontowi /Lilyana
__________________
3U | Meteor X-90
0.69 | Nanogy 99
Reply With Quote
  #22  
Old 18 Jul 2013, 09:39
pinwin's Avatar
pinwin pinwin is offline
Tepokbulu Addict
 
Join Date: Oct 2010
Location: Surabaya
Posts: 1,531
Default World Ranking: Indonesia Kuasai Ganda Campuran, Tommy Kejar Lee Chong Wei

World Ranking: Indonesia Kuasai Ganda Campuran, Tommy Kejar Lee Chong Wei


Masih ingat perjuangan keras Tomy Sugiarto di Indonesia Open beberapa waktu lalu?. Meski akhirnya kalah di semifinal, permainan Tommy cukup menjanjikan. Dan Tommy membayar tuntas seminggu kemudian. Di Singapura ia mengamuk. Juara bertahan Tommy kalahkan lewat pertarungan 1 jam lebih. Tommy meraih gelar Super Series Singapore Open.

Di Singapura juga Indonesia akhirnya sejenak menghempaskan dominasi China. Di Singapore Open 2013 Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir dan Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan menemani Tommy tampil sebagai juara. Tontowi-Liliyana memenuhi janji balas dendamnya atas kekalahan di Indonesia Open. Sementara Hendra-Ahsan membuktikan ketangguhannya sebagai pembunuh raksasa. Untuk ketiga kalinya mereka mengalahkan peringkat 1 dunia Lee Yong Dae-Ko Sung Hyun di final super series.

Prestasi dan penampilan baik sejumlah pebulutangkis Indonesia yang tergabung dalam pelatnas maupun klub profesional tahun ini membawa harapan besar akan sebuah kebangkitan. Meski saat ini peringkat dunia timnas bulutangkis Indonesia tak berada di 5 besar, bahkan berada di bawah Thailand, namun berbagai gelar juara yang mampu diraih sejumlah pemain serta grafik penampilan beberapa pemain muda/pasangan baru di berbagai ajang internasional meningkat cukup baik.

Update peringkat Badminton World Federation per tanggal 11 Juli 2013 menempatkan wakil-wakil Indonesia di jajaran 10 besar dunia pada berbagai sektor permainan.

Quote:

Daftar peringkat 10 besar pebulutangkis dunia tunggal putera per 11 Juli 2013. Terdapat 2 atlet Indonesia dalam top 10 tersebut yakni Tommy Sugiarto di peringkat 7 dan Sony Dwi Kuncoro di rankin 10. Sementara Lee Chong Wei dari Malaysia kembali menempati peringkat teratas (www.bwfbadminton.org)
Tommy seusai menjuarai Singapore Open peringkatnya langsung melonjak ke nomor 7 dunia. Tapi yang paling menonjol adalah sektor ganda campuran. Meski peringkat Tontowi-Liliyana turun ke nomor 3, tapi 10 besar rangking dunia dikuasai oleh pasangan-pasangan Indonesia. Selain Tontowi-Liliyana di 3 besar, di peringkat 6 ada Muhammad Rijal-Debby Susanto. Lalu pasangan non pelatnas Markis Kido-Pia Zebadiah secara luar biasa meraih posisi 9 dunia diikuti Fran Kurniawan-Sendy Puspa di nomor 10.

Quote:

Meski peringkat Tontomi-Liliyana turun ke nomor 3 dunia, tapi 3 pasangan ganda campuran lainnya menjadikan Indonesia menguasai top 10 (www.bwfbadminton.org)
Sektor Ganda Putra menghadirkan lompatan paling nyata. Setelah Markis Kido-Hendra Setiawan berjaya 6 tahun lalu, tak ada lagi pasangan ganda putera yang mampu melejit sedemikian tinggi. Usai Markis-Hendra berpisah Indonesia bahkan menunggu lama untuk melahirkan ganda putera hebat. Meski sempat memunculkan Bona-Ahsan, namun pasangan ini bubar sebelum meraih kejayaan. Indonesia akhirnya melahirkan pasangan Angga Pratama-Ryan Agung. Pasangan muda ini perlahan sanggup menembus 10 besar dunia. Tapi setelah itu grafik mereka cenderung menurun. Belum sempat meraih 3 besar, Angga-Ryan justru semakin sering kalah. Permainan kurang mengesankan dan sejumlah kekalahan di ajang Superseries membuat pasangan ini tertahan di nomor 9 dunia.

Quote:

Hendra-Ahsan menjadi ganda putera terbaik Indonesia berperingkat 6 dunia, sementara Angga-Ryan melorot ke nomor 9 (www.bwfbadminton.org)
Namun kejutan besar terjadi. Saat Angga-Ryan tertahan prestasinya, pasangan baru dari stok lama melejit melebihi perkiraan. Hendra Setiawan kembali ke pelatnas dan dipasangkan dengan Mohammad Ahsan. Kombinasi ini awalnya hanya sebagai pelapis bagi Angga-Ryan. Tapi kini kondisinya berbalik 180 derajat, Hendra-Ahsan menjadi ganda putera terkuat Indonesia saat ini. Dari 10 turnamen yang diikuti, Hendra-Ahsan meraih 3 gelar Superseries utama yakni Malaysia Open, Indonesia Open dan Singapore Open. Yang menakjubkan ketiga gelar tersebut diraih dengan mengalahkan peringkat 1 dunia di final. Gelar juara Indonesia Open menjadi paling prestisius mengingat dari seluruh turnamen dunia dan dari 5 superseries kelas premier, BWF menempatkan Indonesia Open sejajar dengan All England. Lesatan prestasi Hendra-Ahsan membawa mereka meloncat ke posisi 6 dunia saat ini.
Reply With Quote
  #23  
Old 18 Jul 2013, 09:39
pinwin's Avatar
pinwin pinwin is offline
Tepokbulu Addict
 
Join Date: Oct 2010
Location: Surabaya
Posts: 1,531
Default World Ranking: Indonesia Kuasai Ganda Campuran, Tommy Kejar Lee Chong Wei

Quote:

Ganda puteri Pia-Rizki kini menempati peringkat 6 dunia (www.bwfbadminton.org)
Indonesia juga kembali menempatkan seorang wakilnya di 10 besar dunia sektor ganda puteri. Pasangan ulet Pia Zebadiah-Rizki Amelia sanggup menembus dominasi pasangan-pasangan mapan dari China, Denmark dan Korea Selatan. Pasangan Indonesia tersebut kini berada di ranking 6 dunia.

Bagaimana dengan sektor tunggal puteri?. Sayang sekali Indonesia sepertinya masih harus menunggu lagi untuk kembali menempatkan wakilnya di jajaran top ten. Tapi harapan itu ada karena saat ini Lindaweni Fanetri sudah sampai di nomor 11 dunia.

Dari beberapa pencapaian besar para pemain Indonesia hingga berhasil menempatkan kembali merah putih di jajaran top ten berbagai sektor, ada hal yang mungkin mengejutkan banyak penikmat bulutangkis. Pertama adalah masih mantapnya Sony Dwi Kuncoro di jajaran 10 besar dunia meski ia sempat lama absen dan performanya juga tak kunjung membaik. Sebaliknya pasangan Tontowi-Lilyana yang dengan gemilang kembali meraih titel All England, India Open dan Singapore Open justru peringkatnya turun ke nomor 3. Demikian juga dengan Lee Yong Dae-Koo Sung Hyun yang dalam 3 superseries dibabat Hendra-Ahsan justru tetap kokoh sebagai pasangan nomor 1 dunia.

Mengapa gelar juara dan prestasi tampaknya kurang selaras dengan peringkat para pemain/pasangan itu?. Ada 3 hal yang menyebabkan “anomali” peringkat tersebut yakni banyaknya turnamen yang diikuti, peringkat turnamen dan konsistensi selama mengikuti turnamen.

Sebagai informasi, untuk turnamen superseries reguler, setiap pasangan/pemain yang mampu meraih gelar juara akan mendapatkan poin 9200, runner up mendapat 7800 sementara jika berhasil menembus semifinal pemain akan menambah poin 6420. Untuk turnamen superseries kelas Premier (di atas superseries reguler) seperti All England dan Indonesia Open, poin yang ditawarkan jauh lebih tinggi dibandingkan superseries. Juara super series premier akan mendapat poin 11000, runner up 9350 poin, semifinalis 7700 poin dan seterusnya hingga poin terkecil yakni 520.

Tontowi-Lilyana meski meraih 3 gelar utama yakni All England yang berstatus Premier lalu India Open & Singapore Open yang berstatus Superseries, tapi keduanya sepanjang tahun ini dari 14 turnamen yang diikuti tidak semuanya mengantarkan mereka ke babak-babak dengan poin besar. Di ajang beregu dunia Sudirman Cup misalnya, Indonesia yang kalah lebih dini terpaksa menghentikan perolehan poin pemain-pemainnya termasuk Tontowi-Lilyana. Sebaliknya 2 pasangan ganda campuran China yang kini berada di peringkat 1 & 2 dunia, meski sampai saat ini hanya mengikuti 11 turnamen namun cukup konsisten menembus babak-babak dengan poin yang besar. Di turnamen beregu China juga selalu berjaya.

Lee Yong Dae-Koo Sung Hyun yang dipermalukan berkali-kali oleh Hendra-Ahsan, dari awal tahun hingga Juli 2013 telah mengikuti tak kurang 17 turnamen dan konsisten mencapai semifinal atau final meski akhirnya kalah.

Sementara Hendra-Ahsan “hanya” mengikuti 10 turnamen. Akumulasi poin 3 gelar superseries mereka masih kalah dengan akumulasi konsistensi pasangan-pasangan lain yang mengikuti banyak turnamen dan konsisten mencapai babak semifinal.

Kombinasi sistem poin, status turnamen dan konsistensi menembus babak-babak akhir itulah yang membuat sejumlah pemain yang kerap kalah di final tetap berada di peringkat teratas. Sementara pemain yang beberapa kali menjadi juara belum tentu menduduki posisi tertinggi. Seorang pemain atau pasangan mungkin hanya mengikuti 11 turnamen sepanjang tahun tapi jika turnamen yang diikuti tergolong turnamen berperingkat tinggi dan konsisten mencapai babak utama apalagi juara, dipastikan poin mereka akan sangat tinggi. Sebaliknya mereka yang mungkin mengikuti 20 turnamen sepanjang tahun, kebanyakan hanya berupa turnamen Gold, beberapa kali meraih gelar juara tapi jarang menembus babak-babak akhir superseries, maka akumulasi poinnya tidak akan terlalu banyak mengangkat peringkat dunia mereka.

Namun demikian kita harus bangga bahwa meski peringkat pemain Indonesia saat ini belum ada yang mencapai 2 besar dunia. Tapi dalam daftar kolektivitas poin, pemain Indonesia sampai bulan Juli 2013 menjadi salah satu yang terbanyak mengambil jatah poin superseries. Di sektor ganda campuran, Tontowi-Liliyana memimpin dengan meraih 43150 (total poin dunia mereka 85552). Hendra-Ahsan meraih 39760 (total poin dunia mereka 64770). Yang luar biasa adalah Tommy Sugiarto, perolehan poin putera legenda Icuk Sugiarto tersebut hanya kalah dari Lee Chong Wei. Selama 2013 sampai Juli ini Tommy sudah meraih 30050 poin superseris (total poin dunianya 53797, 95).

Semoga trend positif para pemain Indonesia di berbagai turnamen bulutangkis dunia saat ini benar-benar menjadi pertanda bahwa kejayaan bulutangkis Indonesia akan kembali tak lama lagi. Pemerintah sudah semestinya lebih memperhatikan bulutangkis dan menjadikannya salah satu prioritas. Ironis di tengah maraknya pembangunan stadion sepakbola baru di Indonesia yang berbandaing terbalik dengan prestasinya yang nadir, bulutangkis yang berkali-kali mengharumkan nama Indonesia di ajang dunia justru kekurangan arena dan gedung olahraga yang memadai.

Seperti anak tiri yang tak henti berprestasi, itulah bulutangkis Indonesia. Olahraga yang selalu membanggakan di tengah janji-janji dan harapan.


Ditulis oleh Hendra Wardhana di Kompasiana.
Reply With Quote
  #24  
Old 18 Jul 2013, 16:00
Sulistyomo's Avatar
Sulistyomo Sulistyomo is offline
FTB Kataloger + Moderator
 
Join Date: Sep 2011
Location: Jakarta Barat
Posts: 3,975
Default

menambahkan postingan Bro Pinwin




MS




WS




WD




MD




XD





__________________
3U | Meteor X-90
0.69 | Nanogy 99

Last edited by Sulistyomo; 18 Jul 2013 at 16:07.
Reply With Quote
  #25  
Old 18 Jul 2013, 19:02
pinwin's Avatar
pinwin pinwin is offline
Tepokbulu Addict
 
Join Date: Oct 2010
Location: Surabaya
Posts: 1,531
Default Rudy Hartono: Tontowi/Liliyana Harapan Utama Indonesia

TRIBUNNEWS.COM – Legenda bulutangkis nasional, Rudy Hartono menilai bahwa nomor ganda campuran dan ganda putra merupakan nomor yang paling realistis bisa mempersembahkan gelar juara dunia tahun ini. Sementara tiga nomor lainnya seperti tunggal putra, tunggal putri dan ganda putri, cukup sulit untuk bisa meraih gelar karena kemampuan pemain Indonesia masih berada di bawah pemain China, Malaysia dan juga pemain Eropa.

Menurut Rudy, pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir merupakan andalan Indonesia dalam meraih gelar juara di ajang kejuaraan dunia bulutangkis yang akan digelar di Guangzhou, China, 18-25 Agustus mendatang.

"Tontowi/Liliyana adalah harapan utama Indonesia dalam meraih gelar juara di Kejuaraan Dunia, tapi mereka harus waspada karena semua pemain ingin mengalahkan mereka. Mereka harus kuat segalanya fisik dan mental, mereka jangan sampai terbebani dengan harapan dan target gelar," ujar Rudy Hartono kepada Berita Kota Superball.

Sementara di sektor ganda putra meskipun penampilan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan cukup baik tahun ini, dengan meraih tiga gelar juara superseries, tapi Rudy melihat bahwa persaingan di nomor tersebut sangat ketat dan merata.

"Kekuatan di sektor ini merata, peluang juga sama rata, untuk sektor ini saya rasa Indonesia masih harus melihat kondisi dulu di lapangan, tapi mudah-mudahan mereka bisa meraih hasil yang baik," ujar Rudy.

Sedangkan di nomor tunggal putra kata Rudy, China yang sudah memastikan empat pemain mereka berlaga di ajang tersebut tentunya akan menjadi lawan berat selain pemain nomor satu dunia, Lee Chong Wei yang juga ingin sekali meraih gelar juara dunia sebab dia belum pernah meraihnya hingga saat ini.

"Lin Dan yang juga akan tampil sebagai pemegang fasilitas wild card akan digunakan China sebagai penghalan lawan-lawan mereka dari negara lain. Begitu juga Lee Chong Wei yang ingin meraih gelar juara. Pemain Indonesia menurut saya kekuataannya masih berada di bawah mereka dan sulit untuk bisa meraih gelar begitu juga di sektor tunggal putri dan ganda putri," ujar Rudy Hartono. (Warta Kota/mur)


Sumber: http://www.tribunnews.com/sport/2013...tama-indonesia
Reply With Quote
  #26  
Old 18 Jul 2013, 19:20
pinwin's Avatar
pinwin pinwin is offline
Tepokbulu Addict
 
Join Date: Oct 2010
Location: Surabaya
Posts: 1,531
Default Tambah Latihan, Ingin Bikin Kejutan



YONATHAN Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan fokus ke Kejuaraan Dunia 2013. Mereka pun tak lagi berlaga dalam sebuah turnamen pun setelah Indonesia Super Series Premier 2013 dan Singapura Super Series 2013.
‘’Kami langsung fokus ke sana. Kami dilatih Sigit Budiarto (juara ganda Kejuaraan Dunia dan All England yang pernah dimiliki Indonesia,’’ kata Yonathan kepada smashyes.
Bahkan, kini porsi latihannya pun ditambah. Yonathan/Hendra digenjot pagi dan sore.
‘’Hanya jamnya tidak tentu,’’ lanjut lelaki 27 tahun tersebut.
Dia tak ingin hanya jadi penggembira dalam Kejuaraan Dunia 2013 tersebut. Meski, untuk bicara banyak pada event yang dilaksanakan di Guangzhou, Tiongkok, 5-11 Agustus itu juga bukan pekerjaan mudah.
‘’Lolos ke sana sudah sebuah kejutan. Ini dikarenakan kami baru setahun berpasangan,’’ tambah Yonathan.
Ya, sebelum berpasangan dengan Hendra, Yonathan kali terakhir bertandem dengan Rian Sukmawan. Sedang Hendra, sebelum dengan Yonathan , sempat dipasangkan dengan Alvent Yulianto.
‘’Kami hanya tampil sebaik mungkin saja. Siapa tahu bisa buat kejutan,’’ lanjut Yonathan.
Apalagi, tambah dia, tampil di level Kejuaraan Dunia sudah di luar dugaan. Bahkan, Yonathan/Hendra sempat yakin bakal tak bisa melangkah ke Negeri Panda, julukan Tiongkok.
Dengan status nonpelatnas bisa membuat nama keduanya di-decline. Ini terjadi pada pasangan ganda campuran Markis Kido/Pia Zebadiah. Posisinya dalam event bergengsi tahunan tersebut digantikan oleh ganda pelatnas Riky Widianto/Puspita Richi Dili.
Untung, akhirnya nama Yonathan/Hendra masuk menjadi Indonesia (INA) 4. Sebelumnya, merah putih sudah meloloskan Angga Pratama/Rian Agung Saputro (INA 1), Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (INA 2), dan Markis Kido/Alvent Yulianto (INA 3). (*)


Diposkan oleh sidiqpras.blogspot.com di http://smashyes.blogspot.it
Reply With Quote
  #27  
Old 19 Jul 2013, 04:46
pinwin's Avatar
pinwin pinwin is offline
Tepokbulu Addict
 
Join Date: Oct 2010
Location: Surabaya
Posts: 1,531
Default Seeded entries

MS :
1. Lee Chong Wei [MAS]
2. Chen Long [CHN]
3. Du Pengyu [CHN]
4. Boonsak Ponsana [THA]
5. Kenichi Tago [JPN]
6. Hu Yun [HKG]
7. Nguyen Tien Minh [VIE]
8. Tommy Sugiarto [INA]
9. Jan O Jorgensen [DEN]
10. Sony Dwi Kuncoro [INA]
11. Marc Zwiebler [GER]
12. Wong Wing Ki [HKG]
13. Kashyap Parupalli [IND]
14. Wang Zhengming [CHN]
15. Chong Wei Feng [MAS]
16. Takuma Ueda [JPN]


MD :
1. Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae (KOR)
2. Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (MAS)
3. Mathias Boe/Cartsen Mogensen (DEN)
4. Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa (JPN)
5. Kim Ki Jung/Kim Sa Rang (KOR)
6. Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (INA)
7. Liu Qiaolong/Qiu Zihan (CHN)
8. Cai Yun/Fu Haifeng (CHN)
9. Chai Biao/Zhang Nan (CHN)
10. Angga Pratama/Rian Agung Saputra (INA)
11. Hoon Tien How/Tan Wee Kiong (MAS)
12. Shin Baek Choel/Yoo Yeon Seong (KOR)
13. Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin (TPE)
14. Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov (RUS)
15. Markis Kido/Alvent Yulianto Chandra (INA)
16. Maneepong Jongjit/Nipitphon Puangpuapech (THA)


WS :
1. Li Xuerui [CHN]
2. Wang Yihan [CHN]
3. Saina Nehwal [IND]
4. Ratchanok Intanon [THA]
5. Sung Ji Hyun [KOR]
6. Tai Tzu Ying [TPE]
7. Wang Shixian [CHN]
8. Minatsu Mitani [JPN]
9. Lindaweni Fanetri [INA]
10. Shindu P. V [IND]
11. Eriko Hirose [JPN]
12. Sapsiree Taerattanachai [THA]
13. Bae Youn Jo [KOR]
14. Busanan Ongbumrungpan [THA]
15. Porntip Buranaprasertsuk [THA]
16. Yip Pui Yin [HKG]


WD :
1. Wang Xiaoli/Yu Yang (CHN)
2. Ma jin/Tang Jinhua (CHN)
3. Ayaka Takahashi/Misaki
Matsutomo (JPN)
4. Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen (DEN)
5. Tian Qing/Zhao Yunlei (CHN)
6. Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna (JPN)
7. Bao Yixin/Zhong Qianxin (CHN)
8. Jang Ye Na/Eom Hye Won (KOR)
9. Pia Zebadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta (INA)
10. Duanganong Aroonkesorn/Kunchala
Voravichitchaikul (THA)
11. Jung Kyung Eun/Kim Ha Na (KOR)
12. Poon Look Yan/Tse Ying Suet (HKG)
13. Lee So Hee/Shin Seung Chan (KOR)
14. Hoo Vivian Kah Mun/Woon Khe Wei (MAS)
15. Gebby Ristiyani Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah (INA)
16. Ko A Ra/Yoo Hae Won (KOR)


XD :
1. Xu Chen/Ma Jin (CHN)
2. Zhang Nan/Zhao Yunlei (CHN)
3. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (INA)
4. Joachim Fischer Nielsen/
Christinna Pedersen (DEN)
5. Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (MAS)
6. Muhammad Rijal/Debby Susanto (INA)
7. Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam (THA)
8. Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba (POL)
9. Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati (INA)
10. Riky Widinato/Puspita Richi Dilli (INA)

11. Yoo Yeong Seon/Jang Ye na (KOR)
12. Michael Fuchs/Birgit Michels (GER)
13. Anders Kristiansen/Julie
Houmann (DEN)
14. Danny Bawa Chrisnanta/Neo Yu Yan Vanessa (SIN)
15. Qiu Zihan/Bao Yixin (CHN)
16. Chris Adcock/Gabriel White (ENG)


Sumber: http://www.bwfbadminton.org/file.aspx?id=473851&dl=1
Reply With Quote
  #28  
Old 19 Jul 2013, 08:00
jualkaos2010's Avatar
jualkaos2010 jualkaos2010 is offline
Tepokbulu Addict
 
Join Date: Oct 2011
Posts: 3,063
Default

Ada tambahin 2 tempat baru untuk WS kita.
Silahken cek post 1 untuk mengetahui siapa WS yg beruntung :)
Reply With Quote
  #29  
Old 20 Jul 2013, 09:51
Sulistyomo's Avatar
Sulistyomo Sulistyomo is offline
FTB Kataloger + Moderator
 
Join Date: Sep 2011
Location: Jakarta Barat
Posts: 3,975
Default

Btw, yang dipakai untuk WC itu rangking per tanggal berapa ya ?
__________________
3U | Meteor X-90
0.69 | Nanogy 99

Last edited by Sulistyomo; 20 Jul 2013 at 09:53.
Reply With Quote
  #30  
Old 20 Jul 2013, 11:47
jualkaos2010's Avatar
jualkaos2010 jualkaos2010 is offline
Tepokbulu Addict
 
Join Date: Oct 2011
Posts: 3,063
Default

^
Per 25 April 2013 gan, pake world ranking gan.
Reply With Quote
  #31  
Old 20 Jul 2013, 13:07
k4k4rot's Avatar
k4k4rot k4k4rot is offline
Member
 
Join Date: Apr 2010
Location: bali
Posts: 83
Default

China National team doing their training to prepare for the World Championships tournament next month
Lin Dan training for the 2013 World Championships tournament

Reply With Quote
  #32  
Old 20 Jul 2013, 13:30
k4k4rot's Avatar
k4k4rot k4k4rot is offline
Member
 
Join Date: Apr 2010
Location: bali
Posts: 83
Default

Partai yang paling dinanti....
Reply With Quote
  #33  
Old 20 Jul 2013, 18:29
pinwin's Avatar
pinwin pinwin is offline
Tepokbulu Addict
 
Join Date: Oct 2010
Location: Surabaya
Posts: 1,531
Default

Quote:
Originally Posted by k4k4rot View Post
Partai yang paling dinanti....
iya... musti bales dendam pas kalah di SF All England kemaren.

oiya ada info dari New Badminton World Fans tentang Jaringan terestrial Sindo TV (Stasiun TV Lokal yang Menayangkan BWF World Championships 2013):

- Medan: Deli TV (45 UHF)
- Padang: Minang TV (31 UHF)
- Palembang: Sky TV(44 UHF)
- Batam: UTV (61 UHF)
- Lampung: LTV (50 UHF)
- Bandung: IMTV (22 UHF)
- Purwokerto: BMS TV (49 UHF)
- Semarang: Pro TV (45 UHF)
- Magelang: MGTV (54 UHF)
- Denpasar: BMC TV (53 UHF)
- Pontianak: KCTV (45 UHF)
- Makassar: SUN TV (51 UHF)
- Tasikmalaya: Taz TV (52 UHF)
- Cirebon: Dian TV (31 UHF)
- Samarinda: Kaltim TV (61 UHF)
- Surabaya: MHTV (62 UHF)
- Kendari: Sindo TV (44 UHF)
- Gorontalo: Sindo TV (56 UHF)
- Indovison (CH 83)
- Top TV (CH 83)
- Oke Vision (CH 101)

hehe tapi yg pasti MNC Sport bakalan nyiarin.
Reply With Quote
  #34  
Old 20 Jul 2013, 21:14
jualkaos2010's Avatar
jualkaos2010 jualkaos2010 is offline
Tepokbulu Addict
 
Join Date: Oct 2011
Posts: 3,063
Default

Quote:
Originally Posted by pinwin View Post
iya... musti bales dendam pas kalah di SF All England kemaren.

oiya ada info dari New Badminton World Fans tentang Jaringan terestrial Sindo TV (Stasiun TV Lokal yang Menayangkan BWF World Championships 2013):

- Medan: Deli TV (45 UHF)
- Padang: Minang TV (31 UHF)
- Palembang: Sky TV(44 UHF)
- Batam: UTV (61 UHF)
- Lampung: LTV (50 UHF)
- Bandung: IMTV (22 UHF)
- Purwokerto: BMS TV (49 UHF)
- Semarang: Pro TV (45 UHF)
- Magelang: MGTV (54 UHF)
- Denpasar: BMC TV (53 UHF)
- Pontianak: KCTV (45 UHF)
- Makassar: SUN TV (51 UHF)
- Tasikmalaya: Taz TV (52 UHF)
- Cirebon: Dian TV (31 UHF)
- Samarinda: Kaltim TV (61 UHF)
- Surabaya: MHTV (62 UHF)
- Kendari: Sindo TV (44 UHF)
- Gorontalo: Sindo TV (56 UHF)
- Indovison (CH 83)
- Top TV (CH 83)
- Oke Vision (CH 101)

hehe tapi yg pasti MNC Sport bakalan nyiarin.
Ijin copas taro pegiwan yah gan
Reply With Quote
  #35  
Old 21 Jul 2013, 17:59
pinwin's Avatar
pinwin pinwin is offline
Tepokbulu Addict
 
Join Date: Oct 2010
Location: Surabaya
Posts: 1,531
Default Lee Chong Wei Unggulan Pertama di Kejuaraan Dunia

Lee Chong Wei kembali menjadi pemain unggulan pertama di ajang kejuaraan Dunia tahun ini. Pebulutangkis nomor satu dunia tersebut sudah lima kali menjadi pemain unggulan teratas di turnamen tersebut namun hingga saat ini dia belum juga mampu meraih gelar kejuaraan dunia.

Pebulutangkis asal Malaysia itu berharap untuk mengakhiri nasib malangnya di Kejuaraan Dunia kali ini yang akan digelar di Guangzhou, China Agustus mendatang.

Sementara pelatih Lee Chong Wei, Tey Seu Bock mengatakan bahwa Lee Chong Wei tidak lagi mengkhawatirkan tentang unggulan lagi kali ini dan telah bekerja keras untuk memastikan kondisinya baik-baik saja hingga turnamen berlangsung untuk bisa bertarung menghadapi lawan abadinya, Lin Dan yang saat ini tidak menjadi pemain unggulan.

Lee Chong Wei juga sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi pemain China lainnya seperti Chen Long dan Du Pengyu yang menjadi pemain unggulan kedua dan ketiga dalam Kejuaraan Dunia tahun ini.

Ada kemungkinan Lee Chong Wei berhadapan dengan Lin Dan yang saat ini peringkatnya merosot ke posisi 100 dunia setelah hanya bermain di satu turnamen dalam 11 bulan terakhir. Tapi Seu Bock mengatakan bahwa Lee Chong Wei telah siap untuk menghadapi apapun yang terjadi.

"Chong Wei telah menjadi pemain unggulan teratas di sejumlah kejuaraan dunia tapi itu tidak penting. Dia tetap fokus pada persiapannya dan mengabaikan tekanan yang datang dari embel-embel pemain unggulan pertama. Faktanya dia sudah sering menjadi pemain unggulan pertama di hampir seluruh turnamen dalam lima tahun terakhir," ujar Seu Bock.

Selain itu kata Seu Bock, keikutsertaan Lin Dan tahun ini di kejuaraan Dunia lantaran hadiah wild card juga tidak mempengaruhi Lee Chong Wei dan dia sadar dia harus mengalahkan semua pemain untuk mencapai final dan memenangkan gelar juara.

"Penampilan Lin dan sebagai pemain non unggulan akan menyulitkan para pemain lain yang khawatir berhadapan dengannya di babak-babak awal," ujarnya.

Berdasarkan posisi pemain unggulan, Lee Chong Wei kemungkinan akan berhadapan dengan Du Pengyu di semifinal dan Chen Long di final namun ketiganya akan mengkhawatirkan Lin Dan.

Laporan Tribunnews.com
Sumber: http://www.bolanews.com/read/raket/b...aan-Dunia.html
Reply With Quote
  #36  
Old 21 Jul 2013, 20:08
pinwin's Avatar
pinwin pinwin is offline
Tepokbulu Addict
 
Join Date: Oct 2010
Location: Surabaya
Posts: 1,531
Default Simulasi Tim China tuk Menghadapi WBC 2013

HasilLengkap Simulasi China untuk World Badminton Championship 2013

MD : Cai Yun/Fu Haifeng vs Hong Wei/Shen Ye 21-13 21-6
MS : Lin Dan vs Wang Zhengming 19-21 18-21
XD : Xu Chen/Ma Jin vs Zhang Nan/Zhao Yunlei 8-21 18-21

*Untuk sektor WS dan WD tidak dipertandingkan.
Lalu dibawah ini ada link video beritanya:

Cai/Fu vs Hong/Shen and Xu/Ma vs Zhang/Zhao
http://www.youtube.com/watch?v=R9IKlmt8yDE

Lin Dan vs Wang Zhengming
http://www.youtube.com/watch?v=WcTYS0FbYRo


Sumber: Badminton Wonder Fans

Quote:
Note:
1. Pelatnas bakal ngadain simulasi (yg bisa ditonton) juga nggak ya?
2. LD kalah, kayak na performanya belum balik lagi.

Last edited by pinwin; 21 Jul 2013 at 20:11.
Reply With Quote
  #37  
Old 21 Jul 2013, 21:09
Lich Lich is offline
Member
 
Join Date: Aug 2011
Posts: 146
Default

hadehhhh baru sadar mncsport 1 d tv cable lokal ane hilang !!!
kudu d laporin nih biar balik sblm WBC mulai
Reply With Quote
  #38  
Old 21 Jul 2013, 22:51
pinwin's Avatar
pinwin pinwin is offline
Tepokbulu Addict
 
Join Date: Oct 2010
Location: Surabaya
Posts: 1,531
Default

Quote:
Originally Posted by Lich View Post
hadehhhh baru sadar mncsport 1 d tv cable lokal ane hilang !!!
kudu d laporin nih biar balik sblm WBC mulai
hehe nggak dicoba parabolanya diputer dikit aja
Reply With Quote
  #39  
Old 21 Jul 2013, 23:44
pinwin's Avatar
pinwin pinwin is offline
Tepokbulu Addict
 
Join Date: Oct 2010
Location: Surabaya
Posts: 1,531
Default Evolusi Tunggal Putra + Wawancara dengan Joko Suprianto

JAKARTA – Beberapa tahun lalu, Tommy Sugiarto dan Dionysius Hayom Rumbaka lebih sering jadi bayang-bayang tiga tunggal putra terbaik Indonesia saat itu, yakni Taufik Hidayat , Sony Dwi Kuncoro, dan Simon Santoso. Namun kini situasi mulai berubah. Tommy dan Hayom mulai diposisikan sebagai pemimpin barisan tunggal putra.

Keputusan Taufik menggantung raket, plus menurunnya performa Sony dan Simon tahun ini membuat nama Tommy dan Hayom naik daun. Terlebih jika menilik permainan mereka di turnamen-turnamen terakhir. Karena itu, wajar saja jika pelatih tunggal putra pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Joko Suprianto menyebut Tommy dan Hayom tengah dalam kondisi terbaik.

Tommy sudah membuktikan diri bisa masuk 10 besar dan dia punya kapasitas untuk terus merangsek masuk lima besar. Sementara untuk Hayom, kemampuannya ada di level yang sama dengan Tommy jadi seharusnya ia juga memiliki kans untuk menembus papan atas dunia,” ujar Joko meyakini.

***Untuk selengkapnya, baca di TopSkor hari ini (19 juli 2013)***

Sumber: TopSkor

hehe karena nggak langganan TopSkor, dicomot aja tweetnya @putrategar2709 (wartawan olahraga pemilik blog baggiofans.blogspot.sg) ketika melakukan wawancara dengan Joko Suprianto:

siang-siang gini ngetwit soal bulu tangkis aja kali yaa, daripada ngetwit soal makanan nanti ditimpukin orang-orang..
1. Kemarin Joko Suprianto bilang kondisi Simon sudah pulih. Secara fisik sudah tidak ada masalah dan dia dalam kondisi siap utk BWF WC
2. Untuk soal mental, Joko sendiri memberikan beberapa nasehat kepada Simon Santoso.
3. ‘Kamu (Simon) sudah berumur. Jika memang ingin dikenal setelah gantung raket, maka kamu harus memenangi gelar besar.’ –Joko Suprianto-
4.’Durasi karir kamu tergantung bagaimana prestasi kamu. Jika terus terperosok, bukan tak mungkin karir kamu habis.’ –Joko.Suprianto-
5. ‘Peluang untuk berprestasi di tunggal putra saat ini pun sejatinya terbuka lebar dengan mundurnya sejumlah bintang tahun ini.’ –Joko.S-
6.’Memang masih ada LCW dan CL, namun utk masuk papan atas seharusnya peluangnya sangatlah besar.’ –Joko Suprianto-
7. ‘Kondisi Sony juga bagus. Semoga ia bisa kembali ke performa terbaiknya di BWF WC nanti.’ –Joko Suprianto-
8. ‘Tommy dan Hayom dalam kondisi bagus. Mental dan semangat mereka tengah tinggi setelah mampu tampil bagus di turnamen terakhir.’ -Joko.S-
9. Joko sendiri optimistis Hayom juga bisa menyusul Tommy masuk 10 besar karena kemampuannya jg ada di level yg sama dengan Tommy.
10. Joko sendiri memberikan target semifinal di BWF WC kepada 4 pemain MS itu.
11. Untuk proyeksi Piala Thomas 2014, Joko sendiri sudah berencana menjadikan Tommy dan Hayom sebagai andalan.
12. Selain itu, utk TC 2014, Joko rencananya hanya memilih salah satu dari Sony atau Simon sbg bagian dari regenerasi..
13. Dengan demikian satu slot yang tersisa utk TC2014 bisa diisi pemain muda..

Last edited by pinwin; 21 Jul 2013 at 23:48.
Reply With Quote
  #40  
Old 23 Jul 2013, 11:01
ad2s ad2s is offline
Member
 
Join Date: Jan 2013
Location: Gorontalo
Posts: 111
Default Undian Badminton World Championship

Quote:
Potensi Bentrok Sesama 'Merah-Putih' di Babak Awal

Jakarta - Undian kejuaraan dunia bulu tangkis 2013 di sektor tunggal putra tak menguntungkan Merah Putih. Dua wakil Indonesia, Tommy Sugiarto dan Simon Santoso, berpotensi bentrok di babak awal.

Undian kejuaraan dunia bulu tangkis 2013 di sektor tunggal putra tak menguntungkan Merah Putih. Dua wakil Indonesia, Tommy Sugiarto dan Simon Santoso, berpotensi bentrok di babak awal pada event yang bergulir di Guangzhou mulai 5-11 Agustus mendatang.

Tommy dan Simon bakal bersua di babak kedua event tahunan Federasi Bulu Tangkis Sedunia itu. Di babak pertama, Simon bakal berhadapan dengan pemain Taiwan, Hsu Jen Hao. Sementara Tommy ditunggu Hans-Kristian Vittinghus dari Denmark.

Wakil Indonesia lainnya, Dionysius Hayom Rumbaka, juga berada pada satu grup berdasarkan undian yang dirilis BWF tersebut. Kemungkinan bentrok dengan Simon atau Tommy bakal terjadi di perempatfinal. Di babak pertama, Hayom ditantang pemain Israel, Misha Zibermen.

Sony Dwi Kuncoro akan bersua dengan pebulutangkis Singapura, Zi Liang Darek Wong. Jika lolos ke babak ketiga, Sony bakal bersua unggulan kedua, Chen Long.

"Saya siap untuk tampil di kejuaraan dunia. Satya sudah mempersiapkan diri dengan optimal dan memang kejuaraan dunia menjadi tujuan saya saat ini," kata Sony.

"Cedera tak lagi menganggu persiapan. Saya tak merasakan lagi. Semoga bisa mencapai hasil maksimal," ujar peraih medali perunggu Olimpiade 2004 Athena itu.

Di tunggal putri, Lindaweni Fanetri, mendapatkan bye di babak pertama. Dia baru akan bertemu pemenang dari pertandingan antara Beatriz Coralles (Spanyol) vs Kristina Gavnholt (Rep. Ceko). Sementara Adrianti Firdasari bakal bertemu dengan pebulutangkis Spanyol, Carolina Martin.

Dua wakil di tunggal putri lainnya, yakni Aprillia Yuswandari dan Bellaetrix Manuputi akan berhadapan dengan Kaori Imabeppu (Jepang) dan Sandra-Maria Jensen (Denmark).

sumber : detik.com

ada yang udah punya list draws nya ?

Last edited by ad2s; 23 Jul 2013 at 11:12. Reason: ngubah font nya,,
Reply With Quote
Reply

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump



All times are GMT +8. The time now is 03:07.

Powered by vBulletin® Version 3.8.4
Copyright ©2000 - 2014, Jelsoft Enterprises Ltd.